Barcelona memulai babak baru yang penuh harapan. Lamine Yamal, bintang muda yang terus mencuri perhatian dunia, resmi menjadi pemilik nomor punggung 10, warisan dari sang legenda hidup, Lionel Messi. Pengumuman besar ini dilakukan pada Rabu, 16 Juli 2025, dalam sebuah acara megah di toko resmi klub di kompleks Spotify Camp Nou.
Nomor 10 di Barcelona bukan sekadar angka. Itu adalah mahkota simbolis, yang hanya dikenakan oleh mereka yang mampu menanggung harapan jutaan penggemar di seluruh dunia. Dari Diego Maradona, Ronaldinho, hingga sang Dewa Sepak Bola, Lionel Messi, kini giliran Lamine Yamal melanjutkan kisahnya.
“Messi membuat jalannya sendiri, dan saya akan membuat jalan saya,” ujar Yamal, penuh percaya diri. “Saya akan bekerja keras, memberikan segalanya untuk Barca, dan membahagiakan para penggemar, baik di stadion maupun di rumah.”
Dari La Masia ke Panggung Dunia
Lahir dan besar di lingkungan akademi legendaris La Masia, Yamal bergabung sejak usia 7 tahun. Ia menjalani debut di tim utama pada 2023 di usia 15 tahun—sebuah rekor. Sejak itu, ia terus menunjukkan performa luar biasa, mencatatkan 100+ penampilan dan 25 gol, serta menjadi pilar penting dalam kesuksesan treble domestik musim lalu.
Kini, dengan kontrak yang diperpanjang hingga 2031 dan status sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di skuad, Yamal bukan lagi "talenta muda", ia adalah bintang utama masa depan Barcelona.
“Barca adalah hidup saya. Saya besar di sini, dan kini saya hidup dalam mimpi. Tapi saya tahu, untuk tetap di sini, saya harus terus bekerja keras.”
Tanggung Jawab Nomor 10
Nomor 10 pernah dipercayakan kepada Ansu Fati setelah kepergian Messi ke PSG pada 2021, namun cedera membuat perjalanannya terhambat. Kini, tongkat estafet itu jatuh ke tangan Yamal—dan ia tampak siap.
“Messi, Ronaldinho, Maradona—mereka legenda dunia dan legenda klub ini. Saya menghormati mereka dan akan berusaha meneruskan warisan yang mereka tinggalkan,” tambahnya.
Namun, berbeda dari pendahulunya, Yamal menegaskan bahwa ia ingin menciptakan jejaknya sendiri, bukan sekadar menjadi bayangan dari mereka yang datang sebelumnya.
Mimpi Besar: Liga Champions dan Piala Dunia
Yamal tak ragu menyuarakan impiannya: mengangkat trofi Liga Champions bersama Barcelona, dan membawa Spanyol meraih Piala Dunia. Sebuah visi besar untuk pemain yang baru saja merayakan ulang tahun ke-18.
“Musim ini, saya ingin menikmatinya lebih dari musim lalu. Dan saya ingin mewujudkan impian saya.”
Bakat yang Bersinar, Kontroversi yang Membayangi
Meski kariernya bersinar terang, Yamal sempat menuai kritik dalam kehidupan pribadinya. Perayaan ulang tahunnya ke-18 memicu kontroversi, usai kabar beredar bahwa ia mengundang penghibur dengan dwarfisme. Kementerian Sosial Spanyol bahkan meminta penyelidikan atas dugaan unsur diskriminatif dalam pesta itu, setelah laporan dari ADEE (Asosiasi Akondroplasia dan Displasia Skeletal).
Hingga kini, tim hukum Yamal belum mengeluarkan pernyataan resmi, sementara pihak klub memilih untuk fokus pada aspek sepak bola.
Kesimpulan: Warisan Messi, Jalan Yamal
Lamine Yamal kini berdiri di titik yang dulu hanya dimimpikan banyak pemain muda: mengenakan nomor 10 Barcelona, membawa harapan jutaan fans, dan membentuk warisan baru.
Apakah ia akan menjadi ikon generasi baru Barcelona? Waktu yang akan menjawab. Tapi satu yang pasti—era baru telah dimulai, dan Yamal siap menulis kisahnya sendiri.

.jpg)
.jpg)
