Selasa, 30 September 2025

Real Madrid Siap Revolusi Lini Belakang, Dayot Upamecano Jadi Target Utama Xabi Alonso

 Real Madrid bersiap melakukan manuver besar pada bursa transfer musim panas 2026. Fokus utama tertuju pada sektor pertahanan, di mana dua pilar utama mereka — David Alaba dan Antonio Rüdiger — mendekati akhir masa baktinya. Dalam menghadapi perubahan generasi ini, pelatih anyar Xabi Alonso telah menyiapkan daftar nama bek tengah tangguh yang bisa langsung memperkuat tim.


Salah satu nama terdepan dalam radar Los Blancos adalah bek Bayern Munich, Dayot Upamecano. Pemain berusia 26 tahun itu memasuki dua tahun terakhir kontraknya bersama raksasa Bundesliga, dan situasinya mulai menarik perhatian klub-klub elite Eropa, termasuk Madrid.

Upamecano: Profil Ideal untuk Era Baru Madrid

Sumber internal menyebutkan bahwa Xabi Alonso secara pribadi tertarik pada karakter permainan Upamecano yang agresif dan atletis. Gaya mainnya dinilai cocok dengan filosofi Alonso yang menekankan pressing ketat, tempo tinggi, dan transisi cepat. Dalam skema ini, bek tengah dituntut memiliki kecepatan, kemampuan membaca permainan, serta duel udara yang dominan — tiga aspek yang menjadi kekuatan utama Upamecano.


Ketertarikan Madrid terhadap bek Prancis ini sebenarnya bukan cerita baru. Sebelum Upamecano hijrah ke Bayern pada 2021, namanya sempat muncul dalam daftar incaran Zinedine Zidane. Kini, dengan kontraknya yang akan habis pada Juni 2026 dan sinyal terbukanya peluang pindah dari Bundesliga, momentum untuk merekrutnya tampak semakin ideal.

Dua Bek Baru Jadi Prioritas

Meskipun Eder Militao sudah pulih dan pemain muda seperti Dean Huijsen dan Raul Asencio mulai mendapatkan menit bermain, Xabi Alonso disebut ingin membawa dua bek baru sekaligus. Ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghindari krisis pertahanan seperti yang dialami musim lalu saat cedera menumpuk di lini belakang.


Sumber dekat klub menyebutkan bahwa Real Madrid akan kembali menerapkan strategi "free agent premium", seperti saat sukses merekrut Antonio Rüdiger, Kylian Mbappé, hingga Trent Alexander-Arnold tanpa biaya transfer besar.

Alternatif Selain Upamecano: Saliba, Konaté, dan Marc Guehi

Jika negosiasi dengan Upamecano tak menemui titik terang, Madrid punya beberapa opsi cadangan. William Saliba (Arsenal) disebut sebagai salah satu target, namun banderol harga sang bek diperkirakan sangat tinggi kecuali Madrid menunggu kontraknya habis.

Sementara itu, Ibrahima Konaté juga muncul sebagai opsi rasional. Kontraknya bersama Liverpool juga berakhir pada Juni 2026, dan Madrid bisa memanfaatkan situasi tersebut untuk menggaetnya dengan harga miring. Meski punya riwayat cedera, Konaté tetap dianggap sebagai salah satu bek terbaik generasinya.

Nama mengejutkan lain yang masuk dalam pantauan adalah Marc Guehi. Bek Crystal Palace dan timnas Inggris ini kabarnya sangat terbuka pada kemungkinan pindah ke Santiago Bernabéu. Keinginannya bermain di luar Premier League bisa menjadi kartu truf Madrid dalam proses negosiasi.

Penutup: Rekonstruksi Dimulai dari Belakang


Langkah Real Madrid untuk memperkuat lini belakang menunjukkan keseriusan mereka dalam membangun skuad untuk masa depan. Dengan Xabi Alonso sebagai arsitek baru dan sederet bek top dalam incaran, musim panas 2026 diprediksi akan menjadi babak penting dalam proyek regenerasi Los Blancos.

Jika sukses merekrut Upamecano — atau salah satu dari alternatif lainnya — Madrid tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga mengirimkan sinyal bahwa era baru di Bernabéu telah resmi dimulai.

Bayern Munich Kepincut “Titisan Puskas” Dominik Szoboszlai

Nama Dominik Szoboszlai tengah jadi buah bibir di dunia sepak bola Eropa. Gelandang muda asal Hongaria itu disebut-sebut sebagai “ titisan ...