Selasa, 23 September 2025

Arsenal Lanjutkan “Tradisi Belanja” di Real Sociedad, Takefusa Kubo Masuk Radar!

Arsenal kembali bikin heboh bursa transfer. Setelah sukses membajak tiga pemain dari Real Sociedad dalam beberapa tahun terakhir, kini The Gunners disebut siap membuka “gerbang belanja” lagi. Nama yang jadi incaran? Takefusa Kubo, bintang Jepang yang lagi naik daun.

Target Baru: Takefusa Kubo

Kubo disebut jadi prioritas Arsenal pada bursa transfer musim dingin 2025. Mikel Arteta butuh tambahan daya gedor untuk menjaga peluang juara Premier League — trofi yang sudah hampir dua dekade tak mampir ke London Utara.

Menurut laporan media Spanyol, Arsenal menyiapkan tawaran sekitar £40 juta. Namun, Real Sociedad memasang klausul pelepasan £52 juta. Meski begitu, performa buruk Sociedad musim ini bisa jadi celah buat Arsenal nego harga lebih rendah.

 Tradisi Panas Arsenal – Real Sociedad

Kini Kubo berpotensi jadi pemain keempat yang langsung “hijrah” dari San Sebastián ke London.

 Performa Sociedad Lagi Terpuruk

Musim ini Sociedad baru mengoleksi 2 poin dari 5 laga La Liga dan terdampar di posisi ke-18 klasemen. Situasi ini membuat tekanan ke klub semakin besar — dan membuka peluang Arsenal menawar Kubo lebih murah.

Walaupun baru cetak 1 gol musim ini, Kubo tetap punya nilai komersial tinggi dan dianggap cocok dengan gaya main Arsenal.

 Strategi Arteta Jelas

Dengan skuad muda dan gaya bermain cepat, Arteta sepertinya ingin Kubo jadi senjata baru di sektor serang. Kecepatan dan kreativitas pemain Jepang ini cocok untuk menambah variasi serangan The Gunners.


Jika deal ini terjadi, Arsenal makin mempertegas reputasinya sebagai klub “Real Sociedad Mart” — tempat belanja favorit pemain berbakat dari Basque.

Senin, 22 September 2025

UEFA Siap Voting: Israel Bisa Dicoret dari Semua Kompetisi Eropa

Hari ini, 23 September 2025, bisa jadi momen krusial di dunia sepak bola. UEFA dikabarkan akan menggelar voting di Komite Eksekutif untuk memutuskan suspensi total Israel dari semua kompetisi

sepak bola di Eropa. Semua gara-gara konflik di Gaza dan tekanan diplomatik yang makin masif.  Kenapa Semua Jadi Panas?


  • Qatar, salah satu donatur besar UEFA, angkat bicara keras setelah insiden udara Israel di Doha, tempat ada pejabat Hamas yang tengah negosiasi gencatan senjata. Doha menyebut serangan tersebut pelanggaran kedaulatan dan hukum internasional. Banyak negara anggota UEFA mendukung agar Israel disuspended. Israel sendiri sedang bekerja keras “lobby balik” agar voting ini tidak terjadi atau paling tidak ditunda. Salah satu efek yang paling nyata: timnas Israel bisa tereliminasi dari kualifikasi Piala Dunia 2026, klub-klub Israel seperti Maccabi Tel Aviv bisa dilarang main di Liga Europa / kompetisi Eropa lainnya.  Tapi, Ada Catatannya

  • Belum ada konfirmasi resmi kalau voting akan benar-benar berlangsung hari ini. Ada laporan bahwa UEFA & pihak Israel sedang berusaha menghalau agar masalah ini tidak diangkat dalam agenda. Regulasi UEFA belum secara jelas menetapkan aturan yang bisa langsung dipakai untuk “ban total” sebuah negara cuma karena konflik. Ada pertanyaan soal legalitas & prosedur. 

  • Suasana diplomatik sangat tegang. Banyak negara & federasi olahraga yang mengalami tekanan dari publik & LSM untuk bersuara, dan UEFA sudah mulai menunjukkan simbol-simbol pro-Palestina (misalnya banner “Stop Killing Children, Stop Killing Civilians” di final Super Cup). Potensi Dampaknya Jika Voting Disetujui

  • Israel ditangguhkan dari semua kompetisi UEFA → timnas + klub-klub Israel otomatis keluar dari pertandingan Eropa.


  • Dampak besar terhadap jadwal kompetisi, sponsor, hak siar, dan keuangan klub.

  • Bisa jadi preseden baru: olahraga jadi arena konflik politik & diplomasi internasional secara terbuka.

  • Publik & fans kemungkinan bereaksi keras, baik yang mendukung ban maupun yang menilai tidak adil jika olahraga dicampuri politik.


 Kesimpulan

Masih belum bisa dipastikan 100% apakah Israel benar-benar dicoret hari ini — tapi tekanan sangat nyata, dukungan dari beberapa pihak kuat, dan suara pro-ban makin terdengar. Kalau voting ini benar terjadi dan hasilnya memutuskan suspensi, ini bisa jadi titik balik besar di dunia sepak bola internasional dan politik olahraga.

Minggu, 21 September 2025

Debut Gemilang Jose Mourinho di Benfica: “Saya Kembali untuk Melatih Klub Besar!”

Jose Mourinho kembali membuat gebrakan di Liga Portugal dengan debut keduanya bersama Benfica yang luar biasa! Dalam laga tandang ke Estadio do Desportivo das Aves, Minggu (21/9/2025) dini hari WIB, “The Special One” membawa Benfica meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas tuan rumah AVS.

Pertandingan berlangsung ketat di babak pertama, dengan AVS sempat beberapa kali mengancam gawang Benfica. Namun, gol pembuka akhirnya hadir lewat tendangan kaki kiri Georgiy Sudakov di masa tambahan babak pertama (menit 45+1), memecah kebuntuan dan memberikan angin segar bagi tim tamu.

Memasuki babak kedua, dominasi Benfica semakin terlihat. Pelanggaran Sidi Bane terhadap Otamendi berbuah penalti yang sukses dieksekusi oleh Vangelis Pavlidis di menit ke-59, memperlebar jarak kemenangan. Tidak lama kemudian, Benfica menambah gol ketiga, memastikan kemenangan yang manis untuk Mourinho dan pasukannya.

Kemenangan Bersejarah Setelah 25 Tahun

Menariknya, kemenangan ini menjadi catatan manis bagi Mourinho di periode keduanya melatih Benfica—sebuah perjalanan yang sudah berlangsung 25 tahun sejak debut pertamanya sebagai pelatih di klub legendaris ini. Berbeda jauh dari debut pertamanya, kali ini Mourinho langsung menghadirkan hasil positif yang sangat dinantikan.

Setelah manajemen Benfica memutuskan untuk berpisah dengan Bruno Lage akibat rentetan hasil buruk, kehadiran Mourinho langsung membawa angin segar dan harapan baru bagi “Si Elang”. Kemenangan atas AVS ini menjadi sinyal kuat bahwa era kedua Mourinho di Benfica siap membawa klub kembali ke puncak kejayaan.

“Saya Datang untuk Melatih Klub Besar”

Dalam wawancara usai pertandingan, Mourinho mengungkapkan perasaannya yang dalam tentang kembalinya dia ke Benfica setelah seperempat abad. “25 tahun telah berlalu, tapi semangat, gairah, dan cara saya menjalani hidup tetap sama,” ujar pelatih berusia 62 tahun itu dengan penuh keyakinan.

Mourinho juga menegaskan alasan utamanya kembali ke Portugal: “Saya datang untuk melatih klub besar, saya datang untuk melatih raksasa. Saya pernah melatih klub-klub besar di dunia, dan sekarang kesempatan itu datang kembali bersama Benfica, sebuah klub raksasa dengan sejarah panjang.”

6 Rumor Transfer Gagal Paling Dramatis di Dunia Sepak Bola

Bursa transfer selalu penuh kejutan — bukan cuma soal pemain yang pindah klub, tapi juga soal drama gagal transfer. Dari dokumen telat sampai letusan gunung berapi, ini 6 kisah yang paling bikin heboh!

David De Gea – MU ke Real Madrid (2015)

Drama paling legendaris. Real Madrid sudah sepakat menebus De Gea, semua beres… sampai mesin faks rusak. Dokumen masuk terlambat satu menit, transfer gagal, dan De Gea bertahan di MU.

Hakim Ziyech – Chelsea ke PSG (2023)


Sudah di ambang pintu PSG, dokumen justru berantakan. Chelsea dituding kirim berkas salah tiga kali. Akhirnya transfer batal di hari terakhir. Ziyech harus kembali ke Stamford Bridge.

Nabil Fekir – Lyon ke Liverpool (2018)

Sudah medical, sudah bicara dengan Klopp, tinggal teken kontrak. Tapi masalah dengan agen dan negosiasi bikin transfer ambyar. Fekir pun tak jadi berseragam The Reds.

Kaka – AC Milan ke Manchester City (2009)

City siap bayar 100 juta pound. Semua sudah dinego, tinggal kata “iya” dari Kaka. Tapi legenda Brasil ini menolak, akhirnya transfer gagal total.

Robert Lewandowski – Lech Poznan ke Blackburn Rovers (2010)

Lewandowski sudah dijadwalkan terbang ke Inggris. Tiba-tiba gunung Eyjafjallajökull meletus, lalu lintas udara Eropa lumpuh, dan transfer batal. Lewy akhirnya pindah ke Dortmund.

Cerita Transfer Musim Panas Lainnya

Banyak pemain besar pernah alami nasib sama — detik-detik terakhir, kesepakatan buyar. Bursa transfer memang selalu menyimpan plot twist.

Kesimpulan

Drama transfer gagal ini membuktikan: sampai tanda tangan di kertas resmi, apa pun bisa terjadi. Kadang nasib pemain berubah gara-gara mesin faks, agen, atau bahkan gunung berapi.

Sabtu, 20 September 2025

Spanyol Bisa Boikot Piala Dunia 2026 Jika Israel Lolos — Ini Alasannya!

Spanyol kini bersikap keras: mereka siap tidak ikut Piala Dunia 2026 jika Timnas Israel berhasil lolos ke putaran final. Pernyataan ini diungkap Patxi López — juru bicara Partai Sosialis Spanyol (PSOE).  Apa yang Mereka Katakan?


  • Israel diduga melakukan pelanggaran hak asasi manusia di Gaza, yang disebut beberapa pihak sebagai “genosida”. Masyarakat Spanyol sendiri makin vokal menolak partisipasi tim Israel dalam event olahraga, mulai dari Voleta a España (tim Israel ikut serta) hingga tekanan agar Israel dikeluarkan dari kompetisi internasional. Kesimpulan


Walau belum ada keputusan final, Spanyol muncul sebagai salah satu negara yang serius mempertimbangkan boikot terhadap partisipasi Israel di event olahraga internasional—termasuk Piala Dunia 2026—sebagai bentuk protes atas situasi di Palestina. Keputusan ini bakal punya dampak besar di dunia olahraga & hubungan internasional.

Jumat, 19 September 2025

Manchester City Dikabarkan Ingin Pulangkan Cole Palmer, Si “Anak Hilang” yang Bersinar di Chelsea

Nama Cole Palmer kini jadi sorotan publik sepak bola Inggris. Sejak hengkang dari Manchester City ke Chelsea pada musim panas 2023, Palmer menjelma menjadi pemain kunci dan bintang baru The Blues.

Dari Etihad ke Stamford Bridge: Perjalanan Palmer


Palmer dilepas City ke Chelsea dengan banderol £42 juta (±Rp 925 miliar) dan kontrak jangka panjang hingga 2033. Keputusan itu sempat dianggap wajar, mengingat Palmer lebih sering jadi pelapis di skuad Pep Guardiola. Namun, di Chelsea, ia berkembang pesat.

Dalam waktu singkat, Palmer mempersembahkan dua trofi bergengsi:

  • UEFA Conference League

  • Piala Dunia Antarklub 2025

Performa impresifnya membuat fans Chelsea jatuh hati — dan Manchester City mulai “gatal” ingin menariknya pulang.

 Penyesalan Manchester City

Menurut laporan Tribuna, sejumlah petinggi City kini menyesal melepas Palmer. Mereka menilai, sang gelandang serang bisa menjadi penerus Kevin De Bruyne. Saat di Etihad, Palmer sebenarnya ingin dipinjamkan agar mendapat menit bermain, tetapi akhirnya memilih tawaran permanen Chelsea.


Harga Selangit Jika Dipulangkan

Rumornya, Manchester City tengah mempertimbangkan membeli kembali Palmer dalam beberapa tahun mendatang. Namun, harga transfernya diperkirakan melejit hingga £147 juta (±Rp 3,2 triliun) — berpotensi memecahkan rekor pembelian termahal Liga Inggris, melampaui transfer Florian Wirtz ke Liverpool (£125 juta).


 Apa Artinya untuk City dan Chelsea?

Jika rumor ini jadi kenyataan:

  • City bisa mengembalikan “produk akademi” mereka yang kini sudah matang.

  • Chelsea akan mendapat keuntungan besar secara finansial, tapi juga kehilangan salah satu aset terbaiknya.

 Kesimpulan

Cole Palmer adalah contoh klasik pemain muda yang butuh jam terbang. Dilepas City, bersinar di Chelsea, kini malah jadi rebutan lagi. Jika benar Manchester City memulangkannya, bursa transfer Liga Inggris akan kembali pecah rekor!

Mau sekalian aku buatkan judul + meta description SEO yang cocok supaya artikel ini makin gampang nangkring di Google? (Contoh: “Cole Palmer Bersinar di Chelsea, Manchester City Siap Pecahkan Rekor Transfer untuk Pulangkan Sang Bintang”).

Kamis, 18 September 2025

Federico Barba, Eks AS Roma, Selangkah Lagi Gabung Persib Bandung!

Kabar panas datang dari bursa transfer BRI Liga 1. Mantan bek AS Roma, Federico Barba, dikabarkan siap merapat ke Persib Bandung!

Laporan ini muncul dari jurnalis kenamaan Italia Alfredo Pedullà, yang menyebut Barba sudah mantap meninggalkan Eropa setelah terakhir memperkuat FC Sion di Swiss selama setengah musim.

🇮🇹 Tolak Klub Italia, Pilih Indonesia

Pedullà mengungkapkan Barba sebenarnya mendapat tawaran dari dua klub Serie B Italia, Avellino dan Bari. Namun, negosiasi tak menemui kata sepakat.

“Federico Barba, bek tengah berstatus bebas transfer, memilih meninggalkan Italia. Kini ia selangkah lagi bergabung dengan klub Indonesia,” tulis Pedullà di laman pribadinya.

Ia menambahkan, kesepakatan dengan klub Indonesia tersebut kini tinggal menunggu detail akhir sebelum diumumkan resmi.

 Siap Perkuat Lini Belakang Persib

Barba dikenal sebagai bek tengah tangguh yang juga bisa dimainkan sebagai fullback kiri. Pemain kelahiran Roma, 1 September 1993 ini, pernah memperkuat:

  • AS Roma

  • Empoli

  • VfB Stuttgart

  • Sporting Gijon

  • Chievo Verona

  • Real Valladolid

  • Como 1907

  • FC Sion

Tak hanya itu, Barba juga sempat menjadi andalan Timnas Italia kelompok usia U-19, U-20, hingga U-21.



Dampak Besar untuk BRI Liga 1

Kedatangan pemain berpengalaman Eropa seperti Barba tentu jadi kabar besar bagi sepak bola Indonesia. Jika resmi bergabung, lini belakang Persib akan makin solid dan kualitas kompetisi domestik pun terangkat.

Bayern Munich Kepincut “Titisan Puskas” Dominik Szoboszlai

Nama Dominik Szoboszlai tengah jadi buah bibir di dunia sepak bola Eropa. Gelandang muda asal Hongaria itu disebut-sebut sebagai “ titisan ...