Sabtu, 18 Oktober 2025

Persija Jakarta Bungkam Persebaya 3-1 di Gelora Bung Tomo, Akhiri Tren Negatif!

Persija Jakarta sukses mencuri kemenangan penting saat melawat ke markas Persebaya Surabaya pada lanjutan BRI Liga 1 2025–2026. Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (18/10/2025), Macan Kemayoran menaklukkan Bajul Ijo dengan skor meyakinkan 3-1.


Laga ini menjadi momen kebangkitan bagi Persija setelah menelan dua kekalahan beruntun di kompetisi.

 Babak Pertama: Persija Langsung Tancap Gas

Begitu peluit kick-off dibunyikan, Persija tampil menekan. Anak asuh Mauricio Souza tak memberi ruang bagi Persebaya untuk berkembang. Dalam 15 menit pertama, bola lebih banyak dikuasai tim tamu, sementara Bajul Ijo dipaksa bertahan rapat.


Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-21. Berawal dari tendangan bebas Fabio Calonego dari sisi kanan, bola melengkung cantik ke tiang jauh. Dony Tri Pamungkas yang lolos dari pengawalan dengan tenang menyambar bola dan menaklukkan kiper Ernando Ari. Skor 1-0 untuk Persija!

Laga Makin Panas

Tertinggal satu gol di hadapan pendukungnya sendiri, Persebaya coba membalas lewat tekanan dari Mihailo Perovic. Namun, kiper Persija Carlos Eduardo tampil sigap menggagalkan peluang emas tuan rumah.


Persija justru mampu menggandakan keunggulan menjelang turun minum melalui serangan balik cepat. Gol ini semakin menekan mental Persebaya.

 Babak Kedua: Persebaya Terlambat Panas

Persebaya mencoba bangkit di awal babak kedua dengan permainan lebih terbuka. Perovic sempat memperkecil ketertinggalan lewat sepakan keras dari dalam kotak penalti. Namun, Persija tak tinggal diam—gol ketiga dari Macan Kemayoran di menit akhir menutup pertandingan dengan skor akhir 3-1.


Kemenangan ini menjadi modal berharga Persija untuk mendongkrak posisi mereka di klasemen sementara. Sebaliknya, Persebaya harus bekerja keras memperbaiki performa agar tak terus kehilangan poin di kandang.

 Statistik Singkat:

  • 🏟️ Stadion: Gelora Bung Tomo, Surabaya

  • 🕒 Tanggal: 18 Oktober 2025

  • ⚽ Skor Akhir: Persebaya 1 – 3 Persija

  • ⚽ Pencetak Gol: Dony Tri Pamungkas (Persija), Fabio Calonego (Persija), Mihailo Perovic (Persebaya)

Jumat, 17 Oktober 2025

Bocor! STY 80% Balik Latih Timnas Indonesia

Shin Tae-yong | Tim nasional sepak bola Indonesia 

Nama Shin Tae-yong (STY) kembali menggema di jagat sepak bola Indonesia. Setelah Patrick Kluivert resmi didepak dari kursi pelatih Tim nasional sepak bola Indonesia, kini peluang STY comeback disebut mencapai 80%.

PSSI memutus kontrak Kluivert pada Kamis (16/10/2025) usai kegagalannya membawa Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026. Keputusan ini langsung memicu spekulasi panas soal siapa pelatih pengganti.



Dan ya — nama Shin Tae-yong langsung meroket jadi kandidat terkuat.

STY: “Saya Tidak Menutup Kemungkinan Kembali”

STY sebelumnya sukses membesut Timnas Indonesia pada periode 2020–awal 2025. Ia dikenal sebagai sosok yang disiplin, tegas, dan mampu membangun skuad Garuda dengan karakter kuat.

Kini, STY sedang “free agent” usai didepak dari Ulsan HD FC. Dalam wawancara dengan media Korea Selatan, Sports Chosun, STY memberi sinyal kuat siap kembali ke Indonesia.


“Saya tidak menutup kemungkinan untuk kembali ke Indonesia. Para penggemar sepak bola Indonesia telah memberikan begitu banyak kepada saya,” ujar STY.
“Jika PSSI mengajukan penawaran, saya bisa kembali.”

Dukungan Mengalir: “STY Sudah Paham Indonesia”

Salah satu yang mendorong kembalinya STY adalah Andre Rosiade, penasihat Semen Padang FC. Ia menilai STY tak perlu waktu lama untuk beradaptasi karena sudah paham kultur sepak bola Indonesia.

“Saya mengusulkan STY untuk kembali melatih timnas. STY sudah sangat memahami karakter pemain, kultur sepakbola, dan cara kerja federasi. Ia tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi,” 




Kamis, 16 Oktober 2025

Frenkie De Jong Resmi Perpanjang Kontrak, Akhiri Spekulasi Transfer ke Klub Lain


Barcelona Akhiri Rumor Masa Depan De Jong

Gelandang andalan FC Barcelona, Frenkie de Jong, resmi menandatangani kontrak baru hingga tahun 2029. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh pihak klub pada Rabu (15/10/2025) malam WIB melalui situs resmi mereka.


Dengan perpanjangan ini, De Jong menutup semua spekulasi transfer yang sempat ramai dalam beberapa bulan terakhir. Kontrak lamanya sendiri akan berakhir pada musim panas 2026.

 De Jong: “Bermain di Barca Adalah Mimpi Sejak Kecil”

Dalam wawancara usai teken kontrak, De Jong mengungkapkan rasa bahagianya.

“Seperti yang selalu aku bilang, aku selalu bermimpi untuk main di Barca. Kini aku sudah di sini, aku ingin melanjutkan mimpiku sejak kecil,” ujar De Jong.


 Pernyataan ini semakin mempertegas loyalitasnya terhadap klub Catalan tersebut, meski sempat ada kabar ketertarikan dari beberapa klub besar Eropa.

Sempat Tertahan Soal Gaji

Negosiasi kontrak baru De Jong sebenarnya tidak berjalan mulus. Barcelona dikabarkan sempat mengajukan pemotongan gaji karena kondisi finansial klub yang belum sepenuhnya pulih setelah krisis ekonomi akibat pandemi.

Gaji De Jong saat ini mencapai 360 ribu euro per pekan, salah satu yang tertinggi di skuad Barca. Selain itu, klub juga masih memiliki kewajiban pembayaran sisa gaji dari kontrak sebelumnya pada tahun 2020.



Namun, setelah kondisi finansial membaik, kesepakatan akhirnya tercapai. De Jong pun mantap bertahan.

Sosok Kunci di Lini Tengah Barca

Sejak bergabung pada 2019, De Jong menjadi salah satu pilar penting di lini tengah Blaugrana. Ia membantu Barca meraih berbagai gelar dan dikenal sebagai pemain dengan visi permainan luar biasa.

Dengan kontrak baru ini, pelatih berharap De Jong akan terus menjadi motor serangan hingga beberapa musim ke depan.

Fakta Singkat Frenkie de Jong

  • 🕒 Bergabung: 2019 dari AFC Ajax

  • 📝 Jumlah laga: 240+ pertandingan

  • 🏆 Gelar: 2x La Liga, 1x Copa del Rey

  • 🇳🇱 Asal: Belanda

Rabu, 15 Oktober 2025

Manchester United Bidik Dayot Upamecano, Bayern Mulai Panas Dingin

Dayot Upamecano kembali jadi sorotan besar di bursa transfer Eropa. Masa depannya bersama FC Bayern Munich belum juga menemui kepastian, padahal kontraknya tinggal menyisakan satu musim lagi. Kondisi inilah yang membuat sejumlah klub top mulai bersiap melakukan manuver cepat.


Sejak tiba dari RB Leipzig pada 2021, bek asal Prancis itu menjelma menjadi tembok kokoh di jantung pertahanan Bayern. Dengan lebih dari 160 penampilan di semua kompetisi dan performa stabil, ia kini termasuk bek paling berpengalaman di Bundesliga. Namun, proses negosiasi kontrak baru yang berjalan lambat membuat situasinya jadi perhatian banyak klub besar.

MU Masuk dalam Perburuan

Manchester United kini menjadi nama terbaru dalam daftar klub peminat. Menurut laporan media Jerman, Setan Merah sudah mengamati perkembangan kontrak Upamecano sejak beberapa bulan lalu. Mereka menilai situasi ini sebagai peluang emas untuk memperkuat lini belakang, terutama setelah musim ini kerap dilanda badai cedera.

Upamecano dianggap sangat cocok dengan gaya permainan pelatih anyar United, Rúben Amorim, yang mengandalkan pressing cepat serta build-up rapi dari lini pertahanan. Selain itu, pengalamannya di level Eropa juga menjadi nilai tambah yang sangat berharga.


Meski demikian, MU bukan satu-satunya peminat. Real Madrid, Liverpool F.C., dan beberapa raksasa Italia juga dilaporkan siap masuk ke dalam persaingan jika Bayern gagal mencapai kesepakatan dalam waktu dekat.

Bayern Tak Mau Kehilangan Aset

Bayern tentu sadar betul risiko kehilangan pemain kunci secara cuma-cuma pada 2026. Klub asal Bavaria itu kini dikabarkan telah membuka pembicaraan intensif dengan agen sang pemain. Presiden klub, Herbert Hainer, memastikan proses negosiasi berjalan positif.

“Pembicaraan sedang dilakukan oleh Max Eberl dan Christoph Freund. Kami berharap Dayot akan tetap menjadi bagian dari proyek jangka panjang Bayern,” ujarnya kepada media.


Menurut laporan tambahan, kesepakatan finansial kabarnya hampir rampung. Hanya beberapa detail kecil yang masih harus diselesaikan sebelum kontrak baru resmi ditandatangani.

Bursa Transfer Bisa Memanas

Walau peluang bertahan cukup besar, ketertarikan dari klub-klub papan atas Eropa membuat situasi ini tetap terbuka. Jika Bayern gagal merampungkan negosiasi sebelum Januari, Upamecano berpotensi menjadi salah satu nama paling diburu di jendela transfer mendatang.

Dengan usianya yang masih 26 tahun, pengalaman internasional, serta gaya bermain modern, bek Prancis ini jelas merupakan aset besar bagi klub mana pun. Pertanyaannya kini tinggal satu: apakah ia akan bertahan di Allianz Arena, atau mencari tantangan baru di Inggris atau Spanyol?

Selasa, 14 Oktober 2025

Amorim Siap Bajak Bintang Inter Milan untuk Perkuat Manchester United

Musim baru Premier League 2025/2026 belum sepenuhnya bersahabat bagi Manchester United. Meski telah melakukan belanja besar di bursa transfer musim panas, performa skuad asuhan Rúben Amorim masih angin-anginan. Dari tujuh laga pertama, Setan Merah baru mengoleksi tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan tiga kekalahan.

Deretan pemain baru seperti Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Benjamin Šeško memang membawa warna baru di lini depan. Namun, sektor pertahanan — terutama sisi kiri — masih menjadi titik lemah yang kerap dimanfaatkan lawan.

Alih-alih panik, Amorim justru mulai menyusun strategi besar untuk bursa transfer Januari 2026. Salah satu target utamanya: membenahi sisi kiri pertahanan dengan mendatangkan pemain top dari Italia.

Dimarco Jadi Incaran Utama

Menurut laporan Fichajes.net, Amorim telah meminta manajemen United untuk fokus memburu Federico Dimarco. Bek kiri andalan Inter Milan itu tengah tampil on fire di Serie A, dengan catatan dua gol dan tiga assist hanya dalam enam pertandingan.

Dimarco dinilai sebagai sosok ideal untuk formasi 3-4-2-1 milik Amorim. Ia punya kemampuan menyerang dan bertahan sama baiknya — kriteria penting bagi wing-back modern. Kontraknya yang tersisa kurang dari dua tahun membuat peluang transfer ini kian terbuka.

Performa Melesat di Serie A

Lulusan akademi Inter ini telah menjadi tumpuan tim dalam beberapa musim terakhir. Crossing tajam, kecepatan tinggi, serta visi bermainnya menjadikan Dimarco salah satu bek sayap paling produktif di Eropa. Ia juga berperan penting dalam keberhasilan Inter meraih gelar juara Serie A 2023/2024.

Di bawah arahan Cristian Chivu, performa Dimarco terus meningkat, membuat banyak klub elite Eropa mulai melirik. United tentu bukan satu-satunya peminat. Namun dengan kekuatan finansial dan proyek besar Amorim, peluang membajaknya tetap terbuka.

Inter Bisa Tergoda Tawaran Besar

Meski Dimarco punya ikatan kuat dengan klub masa kecilnya, masa depannya belum sepenuhnya aman. Jika United datang dengan tawaran besar pada Januari 2026, Inter bisa saja mempertimbangkan negosiasi — terutama jika sang pemain tertarik mencoba tantangan baru di Inggris.


Bursa transfer musim dingin nanti diprediksi akan menjadi ajang panas, dan Dimarco bisa menjadi salah satu nama besar yang bergerak.

Manchester United bergerak cepat, Amorim punya rencana matang, dan Dimarco jadi target utama. Apakah sang bintang Inter akan jadi pembelian besar pertama di era baru Amorim? 🔥⚽

Senin, 13 Oktober 2025

Juventus Serius Incar Endrick, Real Madrid Siap Buka Negosiasi?

Bursa transfer Januari 2025 diprediksi bakal panas! Klub raksasa Italia, Juventus F.C., dikabarkan siap bergerak cepat untuk merekrut wonderkid Brasil Endrick dari Real Madrid CF. Menariknya, Madrid disebut tidak menutup pintu jika ada tawaran yang sesuai.



🔥 Juventus Ambil Kesempatan Emas

Menurut sejumlah laporan, Juventus telah melakukan pendekatan awal ke Real Madrid untuk mengetahui ketersediaan Endrick. Pemain muda 19 tahun itu saat ini menghadapi persaingan ketat di lini depan Los Blancos—membuat peluang bermainnya semakin tipis.

Juventus melihat situasi ini sebagai peluang emas. Klub asal Turin itu siap mengajukan proposal peminjaman jangka pendek, dengan harapan bisa memperkuat daya serang mereka di paruh kedua musim.


🧠 Madrid Siap Lepas, Tapi…

Sumber internal menyebut Madrid terbuka untuk opsi peminjaman, bukan penjualan permanen. Tujuannya jelas: mempercepat perkembangan Endrick lewat jam terbang reguler tanpa memutuskan masa depannya di Santiago Bernabéu.

Pembicaraan lanjutan antara direktur olahraga Juventus dan perwakilan Madrid dikabarkan akan berlangsung dalam beberapa pekan ke depan. Tak hanya itu, negosiasi personal dengan agen sang pemain juga tengah disiapkan untuk memastikan kesepakatan final.

⏳ Situasi di Madrid Semakin Sulit


Sejak dilatih Xabi Alonso, posisi Endrick makin terjepit. Persaingan di lini depan makin padat dengan kehadiran nama-nama besar seperti Vinícius Júnior, Kylian Mbappé, Rodrygo, dan Jude Bellingham.

Padahal, saat era Carlo Ancelotti, Endrick sempat jadi andalan bahkan dipercaya mengenakan nomor punggung 9—angka keramat di Madrid. Cedera otot yang dialaminya makin memperparah keadaan, membuat menit bermainnya makin minim.

🇮🇹 Serie A Bisa Jadi Jalan Baru

Bagi pemain muda seperti Endrick, kompetisi Serie A dikenal cocok untuk membangun kembali kepercayaan diri. Gaya bermain taktis dan tekanan media yang lebih rendah dibanding Madrid bisa jadi tempat ideal baginya untuk berkembang.

Jika bergabung dengan Juventus, Endrick berpotensi mendapat menit bermain lebih banyak, ruang untuk berekspresi, dan kesempatan menunjukkan mengapa dirinya dulu dijuluki “penerus Ronaldo Nazário”.


📝 Kesimpulan: Win-Win Solution?

Transfer peminjaman ke Juventus bisa menjadi langkah win-win. Madrid tetap punya kendali atas masa depan Endrick, sementara sang pemain mendapat kesempatan berkembang.

Bagi Juventus, kedatangan talenta muda dengan potensi luar biasa ini bisa jadi suntikan daya ledak di lini serang. Jika berjalan mulus, bursa transfer Januari 2025 bisa menjadi babak baru dalam karier Endrick—dan mungkin juga sejarah Juventus.

Minggu, 12 Oktober 2025

Gagal ke Piala Dunia 2026, Erick Thohir Minta Maaf: "Mimpi Belum Tercapai"

Harapan besar pecinta sepak bola Tanah Air untuk melihat Timnas Indonesia berlaga di Piala Dunia 2026 akhirnya pupus. Kekalahan tipis 0-1 dari Irak di babak keempat Kualifikasi Zona Asia memastikan langkah Garuda terhenti. Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora, Erick Thohir, menyampaikan permintaan maaf terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia.

Melalui akun Instagram pribadinya, @erickthohir, Erick menulis penuh rasa syukur dan refleksi:

“Terima kasih kepada suporter, pemain, dan ofisial atas perjuangan untuk bisa sampai ke Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertama kali dalam sejarah, Indonesia bisa sampai di titik sejauh ini.
Kami memohon maaf, mimpi masuk ke Piala Dunia belum bisa kami wujudkan.”

 Reaksi Netizen: Dari Kekecewaan hingga Dukungan

Unggahan Erick langsung dibanjiri komentar. Banyak yang meluapkan kekecewaan, terutama soal keputusan mengganti pelatih Shin Tae-yong (STY) dengan legenda Belanda, Patrick Kluivert.

“Ketika dilatih STY, timnas kuat pertahanannya. Pas diganti Patrick, ancur depan belakang,” tulis seorang warganet.

 

Komentar lain menulis satir:

“STY itu ibarat NOAH lagi manggung, tapi Ariel disuruh pulang. Ya bingung, dong!”

Tak sedikit pula yang menyerukan agar Erick mundur dari jabatan:

“Anda harus tanggung jawab! Kalau masih punya malu, MUNDUR. Dan pengurus PSSI juga OUT!”

Namun di tengah derasnya kritik, masih banyak dukungan moral yang mengalir:

“Terima kasih Timnas dan Chief Erick. Perjuangan sudah luar biasa. Ke depan pasti bisa lebih baik. Saatnya evaluasi menyeluruh.”

Statistik: Indonesia Kalah, Tapi Lebih Dominan?



Ironisnya, dalam laga melawan Irak di Stadion Gelora Bung Karno, Timnas Indonesia tampil cukup impresif.
Data pertandingan menunjukkan Garuda unggul dalam penguasaan bola sebesar 56%, berbanding 44% milik Irak. Indonesia melepaskan 9 tembakan, meski hanya satu yang mengarah ke gawang. Sebaliknya, Irak mencatat 7 tembakan dengan dua mengarah ke gawang — satu di antaranya menjadi gol kemenangan yang dicetak Zidane Iqbal di menit ke-76 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Marten Paes.

 Evaluasi Besar Menanti PSSI

Gagal lolos ke Piala Dunia 2026 jelas menjadi pukulan berat bagi seluruh elemen sepak bola nasional. Apalagi, Indonesia untuk pertama kalinya dalam sejarah berhasil menembus putaran keempat kualifikasi — sebuah capaian penting yang semestinya jadi fondasi masa depan.

Namun keputusan kontroversial seperti pergantian pelatih dan strategi taktik kini menjadi sorotan utama.



Apakah saatnya evaluasi menyeluruh di tubuh PSSI?
Akankah STY kembali?
Ataukah reformasi total benar-benar diperlukan?

Satu hal yang pasti, rasa cinta masyarakat terhadap Timnas tak pernah luntur. Meski kecewa, mereka tetap menaruh harapan: suatu hari nanti, Merah Putih benar-benar akan berkibar di panggung Piala Dunia.

Bayern Munich Kepincut “Titisan Puskas” Dominik Szoboszlai

Nama Dominik Szoboszlai tengah jadi buah bibir di dunia sepak bola Eropa. Gelandang muda asal Hongaria itu disebut-sebut sebagai “ titisan ...