Namun, langkah ini tidak akan mudah. Son masih terikat kontrak dengan LAFC, dan Milan harus melakukan negosiasi khusus agar transfer ini bisa terjadi, kemungkinan melalui skema pinjaman jangka pendek.
“Klausul Beckham” Jadi Kunci
Son disebut ingin menggunakan kesepakatan pinjaman ala David Beckham, yang dulu sempat dilakukan sang legenda Inggris saat dipinjam AC Milan dari LA Galaxy pada tahun 2009.
Langkah ini dilakukan untuk menjaga performa dan kebugaran menjelang Piala Dunia 2026, yang akan digelar pada musim panas mendatang.
Musim MLS sendiri berjalan dari akhir Februari hingga pertengahan Oktober, diakhiri dengan final Piala MLS pada 6 Desember. Kalender yang berbeda ini membuka peluang besar bagi Son untuk kembali ke Eropa selama jeda kompetisi.
Performa Mengesankan di LAFC
Sejak hengkang dari Tottenham Hotspur setelah 10 tahun penuh kenangan, Son langsung tampil garang di Amerika Serikat.
Bersama LAFC, ia telah menorehkan 9 gol dalam 10 laga liga pertamanya — angka yang membuktikan bahwa kualitasnya masih kelas dunia.
Tak heran jika AC Milan kepincut. Klub merah-hitam itu ingin mengulang kesuksesan seperti saat meminjam Beckham dulu, dengan membawa pemain Asia paling berpengaruh saat ini kembali ke Eropa.
The Sun: Ada Klausul Rahasia!
Menurut The Sun, kontrak Son di LAFC memiliki “Klausul Beckham” — pasal khusus yang memungkinkannya kembali ke Eropa selama jeda musim MLS.
“Son menolak banyak tawaran dari klub besar Eropa dan tim kaya Arab Saudi untuk bergabung dengan MLS. Namun, ia tetap membuka pintu untuk kembali ke Eropa lewat pinjaman jangka pendek,” tulis laporan tersebut.
Pilihan Antara Milan, Spurs, atau Korea?
Son kini disebut tengah mempertimbangkan beberapa opsi — kembali ke Tottenham, bergabung dengan AC Milan, atau bahkan bermain di Korea Selatan demi persiapan menuju Piala Dunia 2026.
Jika transfer ini benar-benar terjadi, Son Heung-min bisa menjadi pemain Asia berikutnya yang kembali menerangi panggung Eropa — kali ini dengan seragam merah-hitam legendaris AC Milan.
.jpg)
.jpg)
.jpg)