Nama Joshua Zirkzee kembali jadi sorotan. Striker muda asal Belanda itu dikabarkan siap meninggalkan Manchester United pada bursa transfer Januari mendatang. Setelah semusim penuh perjuangan tanpa hasil berarti, masa depannya di Old Trafford kini berada di ujung tanduk.
Musim lalu, Zirkzee hanya mencetak tiga gol dari 32 laga Premier League — angka yang jauh dari ekspektasi publik. Kehadiran Benjamin Šeško musim ini semakin mempersempit peluangnya tampil reguler di bawah asuhan Rúben Amorim. Hingga kini, ia belum mencetak satu gol pun di musim 2025/26.
Dengan performa yang terus menurun, Manchester United dikabarkan siap melepas striker berusia 24 tahun itu agar bisa mendatangkan penyerang baru dengan kualitas lebih tajam. Namun, kabar baiknya: masih ada banyak klub yang tertarik untuk menghidupkan kembali kariernya.
Berikut 10 klub potensial yang bisa menjadi pelabuhan baru Joshua Zirkzee 👇
1. West Ham United – Peluang Emas di London
West Ham menjadi opsi paling realistis bagi Zirkzee untuk bertahan di Premier League. The Hammers sedang krisis gol dan membutuhkan tambahan amunisi di lini depan, terutama setelah Niclas Füllkrug mengalami cedera.
Jika bergabung, Zirkzee bisa mendapatkan menit bermain reguler dan mengulangi kisah sukses Jesse Lingard yang sempat bersinar di London Stadium. Skema pinjaman bisa jadi langkah tepat untuk membangkitkan kembali kepercayaan dirinya.
2. Everton – Reuni dengan Premier League, Tantangan Baru di Merseyside
Everton disebut-sebut sebagai peminat serius jasa Zirkzee. Pelatih David Moyes sudah lama mengagumi gaya main eks Bologna itu yang dikenal kuat dalam build-up play.
Zirkzee bisa menjadi solusi jangka menengah untuk menambah variasi serangan The Toffees yang masih terlalu bergantung pada Beto. Namun, ia perlu waspada agar tidak mengulangi nasib Donny van de Beek, yang gagal bersinar di klub ini.
3. Como – Proyek Ambisius di Bawah Cesc Fàbregas
Nama Como muncul sebagai opsi menarik di Italia. Klub yang kini dibesut Cesc Fàbregas itu tengah membangun proyek ambisius untuk menembus papan tengah Serie A.
Gaya bermain berbasis penguasaan bola Fàbregas sangat cocok dengan karakter Zirkzee yang gemar turun membantu build-up. Di Como, ia bisa bermain lebih bebas sekaligus mengasah kemampuan teknisnya.
Selain itu, Como punya kekuatan finansial untuk memboyongnya secara permanen — solusi win-win untuk semua pihak.
4. AS Roma – Jejak Sukses Chris Smalling Bisa Terulang
AS Roma menjadi destinasi potensial lainnya. Tim asuhan Gian Piero Gasperini sedang mencari sentuhan baru di lini serang setelah duet Artem Dovbyk dan Evan Ferguson belum menunjukkan performa konsisten.
Zirkzee bisa menjadi sosok yang tepat untuk sistem serangan cair ala Gasperini. Roma juga punya magnet tersendiri: kompetisi Eropa dan atmosfer stadion Olimpico yang megah.
Jika bergabung, Zirkzee berpeluang mengikuti jejak sukses Chris Smalling, sesama eks-Manchester United yang bersinar di ibu kota Italia.
5. AC Milan – Reuni dengan Saelemaekers dan Tantangan di San Siro
AC Milan juga memantau situasi Zirkzee secara dekat. Pelatih Massimiliano Allegri dikabarkan ingin menambah kedalaman skuad di sektor depan untuk mendampingi Santiago Gimenez.
Formasi dua striker bisa memberi ruang bagi Zirkzee untuk berduet di lini depan. Ia juga berpeluang reuni dengan mantan rekan setimnya di Bologna, Alexis Saelemaekers.
Dengan gaya menyerang agresif Milan, Zirkzee bisa menemukan kembali ketajamannya dan membuktikan bahwa dirinya masih layak bermain di level top Eropa.
6. RB Leipzig – Jalan Kembali ke Bundesliga
Kembali ke Jerman bisa menjadi pilihan strategis. RB Leipzig dikenal sebagai klub yang mampu mengembangkan talenta muda menjadi bintang besar.
Dengan pengalaman di Bundesliga saat membela Bayern dan Anderlecht, Zirkzee tidak akan kesulitan beradaptasi dengan gaya sepak bola cepat dan intens khas Leipzig.
7. Fiorentina – Peluang Menjadi Striker Utama
Fiorentina juga dikaitkan dengan Zirkzee sebagai pengganti Lucas Beltrán yang dikabarkan akan hengkang. Klub asal Firenze itu tengah mencari penyerang yang bisa menambah kreativitas dalam build-up, dan gaya main Zirkzee cocok untuk itu.
Di bawah pelatih yang gemar memainkan bola pendek, ia bisa berkembang menjadi target man modern.
8. Real Sociedad – Uji Diri di La Liga
Pindah ke Spanyol bisa membuka lembaran baru bagi Zirkzee. Real Sociedad dikenal dengan permainan umpan cepat dan pressing tinggi — gaya yang bisa membantu striker seperti Zirkzee tampil menonjol.
Selain itu, atmosfer kompetisi La Liga bisa mengasah ketenangan dan penyelesaian akhirnya di kotak penalti.
9. Galatasaray – Tantangan Baru di Turki
Jika ingin menjadi bintang utama, Galatasaray bisa jadi opsi menarik. Klub raksasa Turki itu kerap memberikan ruang besar bagi pemain Eropa yang ingin bangkit dari masa sulit.
Dengan dukungan fanatik suporter di Istanbul, Zirkzee bisa menemukan kembali kepercayaan dirinya dan menjadi mesin gol baru klub.
10. Ajax Amsterdam – Pulang Kampung ke Negeri Sendiri
Kembali ke Belanda bersama Ajax akan menjadi kisah comeback yang manis. Klub ini dikenal sebagai rumah bagi talenta muda Belanda yang ingin menghidupkan kembali kariernya.
Ajax bisa menjadi tempat sempurna bagi Zirkzee untuk menemukan kembali sentuhan terbaiknya, sekaligus membuka peluang kembali ke level Eropa elit.
Kesimpulan
Joshua Zirkzee masih punya waktu untuk membalikkan keadaan. Meski kariernya di Manchester United tampak meredup, bakat dan potensi besarnya tetap menarik minat banyak klub top Eropa.
Yang ia butuhkan hanyalah kepercayaan, menit bermain, dan lingkungan yang mendukung untuk kembali bersinar.
Apapun pilihannya, Januari nanti bisa menjadi momen penting yang menentukan arah karier Zirkzee — antara tenggelam di Old Trafford atau lahir kembali di tempat baru.
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)